Karena Tersiksa

  • 28-10-2018 / 21:40 WIB
  • Kategori:Romel
Karena Tersiksa

HATI wanita mana yang tak akan hancur, ketika menerima perlakuan kasar suami. Begitu juga dengan Amel, yang tak kuat lagi menahan perlakuan kasar Ronald. Ia pun terpaksa kabur dari rumah dan pulang ke orangtuanya. 

Sekarang ini, Amel sedang menunggu proses perceraiannya. Ia sudah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Kepanjen, karena sudah tidak lagi cinta pada Ronald. 

“Kalau  tidak diselamatkan paman, mungkin waktu itu saya sudah dihabisi sama suami,” ucap Amel. Ronald dan Amel, adalah warga Kecamatan Pakis. Mereka menikah pada tahun 2015 lalu. Setelah menikah, mereka tinggal di rumah kontrakan yang sangat sederhana. 

Semula tidak pernah ada permasalahan dalam keluarga. Mereka hidup bahagia tanpa pertengkaran. Sekalipun untuk menjalani rumah tangga, serba pas-pasan. 
Persoalan rumah tangga mulai terjadi, ketika Ronald menunjukkan sikap aslinya. Ronald ternyata seorang pemabuk. Ia selalu pulang terlambat, kadang pagi baru pulang. 
Setiap pulang dalam kondisi mabuk, Ronald selalu marah. Ketika diingatkan, kemarahan Ronald malah semakin menjadi. Bahkan Ronald tak segan berbuat kasar terhadap Amel. 

Semula ketika diperlakukan kasar, Amel hanya diam dan berusaha sabar. Tetapi ketika didiamkan, sikap Ronald malah semakin menjadi. 
Puncaknya, pada pertengahan bulan Agustus lalu. Ketika Ronald pulang dalam kondisi mabuk, tiba-tiba marah tanpa kejelasan. Ronald langsung menyiksa Amel. Tidak hanya dengan tangan kosong, tetapi juga melukai dengan belati. 

Untungnya saat penyiksaan terjadi, Amel ditolong oleh pamannya yang tidak sengaja datang. Selanjutnya, Amel diantarkan pulang ke rumah orangtuanya. Mungkin karena sudah trauma tersiksa itulah, akhirnya Amel mengajukan gugatan cerai.(agp/jon)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU