Trial Game Asphalt 2018: Awas Lintasan Basah !!

  • 15-12-2018 / 13:46 WIB
  • Kategori:All Sport
Trial Game Asphalt 2018: Awas Lintasan Basah !! KUALIFIKASI: Para rider menjajal sirkuit di Stadion Kanjuruhan Kepanjen yang basah karena guyuran hujan. (Stenly/MP)

MALANG - Gelaran Supermoto Trial Game Asphalt 2018 sudah berlangsung sejak Jumat (14/12)  di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Total 121 pebalap terlibat dalam seri terakhir yang berlangsung dalam trek basah akibat guyuran, yang berlangsung dalam sesi free practice dan kualifikasi tersebut.

Ketua Penyelanggara Trial Game Asphalt 2018, Cahyadi Gunawan mengatakan, jumlah 121 starter ini adalah kemajuan yang luar biasa. "Animonya meningkat kalau dibandingkan dengan tahun lalu hanya 30 starter," ujarnya.

Menurut dia, kehadiran pebalap asing asal Eropa di kelas 450 CC yakni Lewis Cornish dari Inggris, Germain Vincennot dari Perancis, Jan Derleinbach dari Jerman, membuat persaingan perebutan juara pun kian ketat. Atmosfir di Stadion Kanjuruhan pun berubah menjadi seperti ajang balap internasional. 
Sejak Jumat sore, juga sudah dilakukan sesi free practice di delapan kelas, yakni 150 komunitas, 250 open, 450 non pro, 175 open, 175 komunitas, FFA 250, trail 175 non pro, dan FFA 450 porfesional. Setelah free practice, enam rider terbaik lantas bersaing berebut waktu tercepat.

"Dengan 121 rider ini, mengatur race lebih sulit. Kami berharap, pebalap bisa bermain beberapa kali sebelum ke final. Sehingga, jam terbang mereka bertambah," ungkap dia.

Sementara itu, pebalap di kelas 250 FFA, Doni Tata Pradita mengakui, balapan di Stadion Kanjuruhan ini harus dijalani dengan smart. Situasi di sirkuit lebih tricky karena lintasan bisa basah akibat hujan, seperti yang terjadi dalam sesi free practice.

"Cuaca ekstrem hujan, harus diset untuk ban hujan. Lalu butuh suspensi khusus trek basah. Saya fokus di kelas 250 dulu, saya ingin pertahankan gelar juara. Kalau bisa maju di kelas 450 saya coba. Kalau tidak, fokus di kelas untuk pertahankan gelar juara umum saja," terang dia.

Dalam sesi kualifikasi di kelas 250 FFA, Doni harus start dari posisi tujuh. Dia tidak bisa berebut posisi waktu tercepat dengan enam pebalap lain. Di kelas ini Gerry Salim menjadi yang tercepat, diikuti Tommy Salim. Sedangkan rider asal Malang, Farudila Adam akan start dari posisi 3, diikuti Dimas Ekky dan Raffi Tangka serta Ivan Harry Nugroho.

Sementara, untuk kelas 450 FFA yang melibatkan rider Eropa, Germain Vincenot akan start dari grid terdepan. Diikuti Jan Deitenbach, dan dua bersaudara Gerry Salim serta Tommy Salim. Untuk posisi 5 ditempati Dimas Ekky dan posisi 6 Lewis Cornish.

Babak final sendiri akan berlangsung sore ini mulai pukul 17.00 WIB. (ley)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU