Gembleng Fisik dan Mental!

  • 30-04-2018 / 00:11 WIB
  • Kategori:Arema
Gembleng Fisik dan Mental! HARUS SIAP: Dendi Santoso dkk tidak masalah harus bertanding sore hari saat melawan Persebaya Surabaya, Minggu (6/5) depan. (guest gesang/malang post)

Lawan Persebaya Sore, Ditantang Cuaca Panas

MALANG - Arema FC bakal memulai persiapan menghadapi pekan ketujuh, melawan Persebaya Surabaya, Senin (30/4) sore ini. Dendi Santoso dkk bakal dipersiapkan secara fisik, mental, dan taktik, agar siap bertanding melawan Bajul Ijo, Minggu (6/5) depan. Faktor stamina juga penting, karena harus bermain sore hari di Gelora Bung Tomo Surabaya, akhir pekan nanti.

Ya, laga Persebaya versus Arema akhir pekan nanti berpotensi mengalami perubahan jam kick off menjadi sore hari pukul 15.30 WIB. Persebaya dikabarkan tengah mengajukan jadwal pertandingan bisa digelar sore hari, dari jadwal semula pukul 18.30 WIB. Faktor rekomendasi keamanan, menjadi salah satu alasan untuk perubahan tersebut.

"Laga melawan tim rival seperti Arema, memang sangat rawan gesekan. Itu yang membuat pihak kepolisian juga berpikir dua kali kalau laga melawan Arema nanti harus tetap berlangsung malam hari," kata Whisnu Sakti Buana, Ketua Panpel Persebaya dari rilis resmi yang dikeluarkan tim tersebut

Alhasil, Panpel pun tidak ada pilihan lain selain mengajukan pemajuan waktu kick off. Dan saat ini, mereka sudah mengirim surat permintaan revisi jadwal kick-off ke PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi.

"Intinya, kami ingin pertandingan melawan Arema nanti dimajukan dari pukul 18.30 ke Pukul 15.30 WIB meski harinya tidak berubah," papar Whisnu.

Sesuai surat bernomor Rekom/132/IV/YAN.2.1/2018/Intelkam, dari Polrestabes Surabaya, tertulis bahwa pihak kepolisian keberatan dengan terselenggaranya pertandingan Persebaya melawan Arema FC di malam hari. Dengan alasan, laga tersebut akan melibatkan massa lebih dari 10 ribu orang.

Dengan jumlah massa yang sangat besar itu, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sangat tinggi. Sebagai solusi, Polrestabes menyarankan agar Panpel Persebaya bisa mengajukan jadwal kick-off lawan melawan Arema itu ke pukul 15.30 WIB.

Menanggapi hal tersebut, Arema enggan terpengaruh dan menganggap perubahan jadwal tidak jadi kendala. Mereka bakal mempersiapkan tim sebaik mungkin, sehingga fight saat pertandingan melawan Persebaya, entah digelar sore hari atau malam hari.

"Kami tidak akan terpengaruh hal itu. Kalau terpengaruh pertimbangan non teknis, justru bisa melemahkan semangat kami," ungkap Pelatih Arema, Joko Susilo.

Menurut dia, terkait jam kick off, lapangan, hotel, hingga  wasit untuk pertandingan, dianggap sebagai faktor non teknis. Bermain pukul 15.30 WIB pun, tidak masalah bagi Arema, sekalipun harus berjuang dengan teriknya cuaca di Surabaya.

"Tidak ada masalah, kami tinggal menyiapkan pemain yang mungkin butuh mental lebih fight saat bermain di Surabaya. Arema juga sudah beberapa kali main sore hari," ujarnya.

Melawan Persipura Jayapura lalu, Arema juga melakoni pertandingan pukul 15.30 WIB. Arema terbukti bisa mengatasi permasalahan teriknya cuaca dan memenangkan pertandingan. Sebelumnya, saat melawan Madura United pun Arema menjalani laga dengan jam kick off sore hari. Meski akhirnya kalah, saat bermain di Pamekasan, pemain juga sudah langsung beradaptasi main di bawah panas terik.

Saat bertemu Persebaya di Samarinda di ajang Piala Gubernur Kaltim lalu, laga Arema pun tidak kalah menyengat. Sebab, dalam pertandingan di Stadion Palaran, pertandingan digelar sore hari.

"Insya Allah kami juga siap bermain sore hari. Setiap hari latihan kami juga sore, juga panas. Jadi tidak masalah," ujar Kapten Tim Arema, Dendi Santoso.

Menurutnya, pemain Arema tinggal menambah kekuatan mental, kala melawan Persebaya. Sebab, dia juga meyakini tensi bakal lebih tinggi. "Apalagi bermain di Surabaya, dengan dukungan suporter lawan. Harus lebih siap saja," tambah dia.

Sementara, dari data perkiraan cuaca selama sepekan nanti, cuaca di Surabaya akan berada di kisaran 34 derajat sampai 35 derajat. Sementara, untuk kondisi cuaca di Malang, dalam beberapa pekan terakhir, berada di kisaran 29 derajat sampai 32 derajat.

"Kami juga sudah bermain sore dan panas di Madura. Mungkin teriknya sama. Tinggal menjaga kondisi saja, agar tidak kelelahan dan kuat bermain 90 menit dalam kondisi yang panas," pungkasnya.(ley/ary)

Editor : Ary
Uploader : angga
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU