Arief: Informasi Surat Suara Tercoblos Adalah Fitnah Keji

  • 03-01-2019 / 14:54 WIB
Arief: Informasi Surat Suara Tercoblos Adalah Fitnah Keji Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, ada pihak-pihak yang ingin merusak citra penyelenggara pemilu. (Hendra Eka/JPC)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) bergerak cepat untuk melakukan pengecakan terkait info tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos. Hasilnya, informasi itu 100 persen hoaks. 

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya menjawab adanya informasi tersebut dengan data dan fakta. Faktanya adalah tidak ada surat suara yang sudah tercoblos di dalam tujuh kontainer yang ada di Tanjung Priok.

"Kami tindak lanjuti dengan aksi melibatkan seluruh komponen penyelenggara pemilu, dan faktanya info itu hoaks," ujar Arief di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (3/1).

Menurut Arief, informasi surat suara sudah tercoblos adalah fitnah keji kepada penyelenggara pemilu. Karena KPU juga ikut terbawa lantaran disebut telah menyita satu kontainer di Tanjung Priok yang berisi surat suara sudah tercoblos.

"Jadi isu ini menurut saya sangat kejam. Bahkan salah satu capture-an kabar hoaks itu dituliskan bahwa KPU telah menyita satu kontainer. Oh, ini kejam sekali," katanya.

Sehingga isu-isu hoaks ini KPU punya komitmen untuk melawannya. Cara melawannya dengan menyampaikan data dan fakta. Supaya masyarakat bisa mengetahui isu yang diciptakan oleh oknum hanya ingin membuat kagaduhan.

"Supaya masyarakat juga cerdas dalam menyikapi persoalan dan terhadap informasi yang terus berkembang makin gencar ini," ungkapnya.

KPU mempunyai komitmen untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, langsung, bebas, dan rahasia. Maka siapa pun yang ingin menganggu pemilu di Indonesia harus dilawan secara bersama-sama. Jangan malah memperkeruh suasana dengan membantu menyebarkan hoaks.

"Maka siapa pun yang terganggu dengan berita bohong ini, mereka harus ikut melawan. Harus dilawan bersama-sama," pungkasnya.

Adapun tentang kabar penemuan surat suara itu mengemuka setelah Wakil Sekretaris Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan hal tersebut di akun Twitter-nya pada Rabu (2/1), pukul 20.05 WIB.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung. Supaya tidak fitnah, harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar," kata Andi Arief dalam Twitter-nya @andiarief_.

Namun berselang berapa lama, Andi Arief menghapus cuitan yang ia tulis mengenai adanya surat suara yang sudah tercoblos di kawasan Tanjung Priok.

(ce1/gwn/JPC/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Knockout Lawan Tim Kuat!

Satreskoba Polres Makota Kembali Tangkap Pengguna Sabu

JKI Unggulan Prodi BK Unikama

Belajar Sejarah di Kota Warisan Dunia

Situs Sekaran Sungguh Luas, Sepakat Lestarikan

VIDEO

-->