Menjadi Sekolah Rujukan, Sinesa Target NUN Tertinggi Jatim

  • 07-01-2019 / 10:36 WIB
Menjadi Sekolah Rujukan, Sinesa Target NUN Tertinggi Jatim Kepala SMP Negeri 1 Singosari Drs. Susilo Wardoyo, M.Si

MALANG - Tahun ini memasuki tahun ketiga kepemimpinan Drs. Susilo Wardoyo, M.Si di SMP Negeri 1 Singosari. Selama kepeminpinannya Sederet prestasi telah dicapai. Baik prestasi siswa maupun guru.

Terakhir, ia sukses mengantarkan SMPN 1 Singosari (SINESA) menjadi sekolah rujukan di Kabupaten Malang.

Kepada Malang Post Online, Wardoyo mengaku sejak awal menjabat kepala sekolah di SMPN 1 Singosari, Ia telah memiliki planing untuk kemajuan sekolah di Jalan Raya Singosari ini.

Tahun pertama SMPN 1 Singosari menjadi sekolah percontohan. Di tahun kedua dapat meningkatkan level menjadi sekolah unggulan. Dan pada tahun ketiga menjadi Sekolah Rujukan.

Sementara itu, di bidang akademik, prestasi SMPN 1 Singosari tak dipungkiri lagi. Selama tiga tahun terakhir berturut-turut menjadi sekolah dengan Nilai Ujian Nasional tertinggi di Kabupaten Malang. "Inilah bukti nyata bahwa kami benar-benar serius mendidik siswa. Nilai UN, menjadi salah satu bukti hasil dari kerjakeras kami selama ini," ungkapnya.

Ia menambahkan, tahun ini target yang akan dicapainya yaitu meningkatkan nilai UN siswa menjadi yang terbaik tingkat Jawa Timur. Menurutnya target tersebut tidak lah berlebihan mengingat tahun-tahun sebelumnya sudah bisa.tampil terbaik di tingkat kabupaten. "Maka tahun ini kita targetkan untuk bisa terbaik provinsi," ucapnya.

Ia menjelaskan,  ada beberapa upaya yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut. Peningkatan nilau Ujian Nasional tidak semudah yang diperkirakan.  Apalagi sejak dua tahun terakhir pemerintak telah memberlakukan soal-soal HOTS dalam ujian nasional. “tentu ini merupakan tantangan sendiri bagi setiap sekolah,” ujarnya.    

Diantara yang akan dilakukan SMPN 1 Singosari yaitu meningkatkan intensitas tryout, empowering dan menerpakan bimbingan belajar dengan metode tutur sebaya. Tryout sangat perlu dilakukan untuk memberikan pandangan pada siswa akan soal-soal yang akan tersaji dalam UN. Semakin sering tryout digelar tentu akan semakin membuat siswa mengenal pola soal yang akan muncul.

Empowering merupakan sebuah program rutin yang memang dilakukan SMPN 1 Singosari. Yaitu pembinaan yang dilakukan dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi UN. Tidak semua siswa diikutkan dalam program tersebut. Hanya siswa yang berkategori upper dan lower saja. “Yang kemampuannya bagus diharapkan semakin melejit dan yang kemampuannya lemah bisa meningkat,” jelas Wardoyo.

Langkah selanjutnya yaitu menerapkan pembinaan dengan metode tutor sebaya. Untuk metode ini, Wardoyo belum menjelaskan secara gamblang teknis pelaksanaanya. "Yang ini baru akan kita lakukan tahun ini. Jadi masih kami kordinasikan dengan tim guru," imbuhnya.

Wardoyo berharap dengan berbagai strategi tersebut, dapat mendongkrak semangat dan prestasi siswa. Utamanya saat menghadapi ujian nasional. "Harapan kami di Ujian Nasional tahun ini ada beberapa siswa kami yang bisa masuk sepuluh besar Jawa Timur," harapnya.

Sedangkan dalam kompetisi atau olimpiade prestasi siswa SMPN 1 Singosari lebih melejit lagi. Setiap tahunnya tak sedikit siswa sekolah ini yang mencatatkan namanya di kancah nasional bahkan internasional. "Tahun lalu siswa kami ada yang ke Jerman di bidang olahraga karate, dan ke Vietnam di bidang matematika," tukasnya. (imm/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : dita

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Warga Surabaya Tertangkap Nyabu di Sukun

TP PKK Lihat Sentra UKM di Eks Lokalisasi Dolly


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->