Musik Keroncong, Suguhan Hotel Tugu Malang di Tanggal 15 Bulan ini

  • 10-01-2019 / 11:30 WIB
Musik Keroncong, Suguhan Hotel Tugu Malang di Tanggal 15 Bulan ini Hotel Tugu Malang manjakan setiap tamunya di tanggal 15, bulan ini dengan sajian musik keroncong dari Pesona Keroncong. (Ist)

MALANG - Agenda rutin Indonesia Cultural Dining akan kembali di gelar oleh Hotel Tugu Malang. Series ke-38 ini mengusung budaya keroncong dengan menghadirkan grup musik Pesona Keroncong untuk menghibur para tamu.

Beberapa lagu akan disenandungkan dengan indah oleh grup musik yang terbentuk sejak tahun 2013 tersebut. Agenda rutin setiap bulan tepatnya pada tanggal 15 ini akan berlangsung di Ruang Tirta Gangga Hotel Tugu Malang.

"Agenda rutin ini sebagai bukti bahwa kami selalu konsisten dalam pelestarian kesenian budaya Indonesia dengan menyelenggarakan Indonesia Cultural Dining Series yang sudah diadakan untuk ke 38 kali nya," ujar Public Relation Hotel Tugu Malang, Richard Wardana.

Mengawali tahun 2019 di bulan Januari ini Hotel Tugu Malang mengusung tema Musik Keroncong. Musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik dawai, flute dan vokal tersebut diyakini dapat membuat setiap tamu tidak hanya terhibur namun juga merasa nyaman menikmati setiap sajian.

Akar keroncong sendiri berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan pertama kali ke Indonesia pada abad ke-16 oleh para pelaut dari kapal niaga bangsa itu. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini.

Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat. Meski mengalami evolusi yang panjang,hampir dua abad lamanya, namun identitas keroncong yang sebenarnya masih terjaga.

"Kami adakan di Ruang Tirta Gangga karena ruangan ini bernuansa sangat elegan dengan dekorasi terinspirasi oleh zaman eksotis dari sejarah jalur sutra di India, Arab, Cina, dan Mongolia," terang Richard.

Sementara untuk menyuguhkan kesan mendalam kepada setiap tamu Hotel Tugu Malang, ruangan ini didekorasi dengan mawar merah, lampu gantung, dan mengarah ke area taman yang indah. Dikelilingi oleh suara gemericik air di atas kolam-kolam kecil tentu akan menambah ketenangan eksotis seperti istana di India. (Lin/bua)

  • Editor : bua
  • Uploader : dita

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Knockout Lawan Tim Kuat!

Satreskoba Polres Makota Kembali Tangkap Pengguna Sabu

JKI Unggulan Prodi BK Unikama

Belajar Sejarah di Kota Warisan Dunia

Situs Sekaran Sungguh Luas, Sepakat Lestarikan

VIDEO

-->