Terungkap Saat Menjual Motor Melalui Medsos

  • 12-01-2019 / 10:55 WIB
Terungkap Saat Menjual Motor Melalui Medsos Teks: Kedua tersangka penadah motor curian, yakni Hendri Purwanto dan Lukman. Dan barang bukti sepeda motor yang diamankan. (Ipunk Purwanto/Malang Post)

MALANG - Penangkapan dua penadah sepeda motor curian, berawal dari media sosial Facebook (FB). Polisi mencurigai ada motor bodong tanpa dilengkapi surat, ditawarkan online oleh tersangka Hendri Purwanto, 32.

Petugas yang curiga lantas mencoba memancing dengan berpura-pura sebagai pembeli. Kecurigaan polisi, karena motor yang ditawarkan ciri-cirinya sama dengan motor milik Leny Avida, 42, warga Jalan Anggrek Putih, Desa Sawahan, Kecamatan Turen, yang hilang dicuri.

Setelah transaksi disepakati, akhirnya petugas janjian dengan tersangka. Saat Hendri datang membawa motor, polisi langsung menangkapnya.

"Tersangka menawarkan motor tersebut seharga Rp 2,5 juta lewat online. Setelah kami amankan, ternyata benar memang motor milik korban yang hilang dicuri," jelas Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Hari Eko Utomo.

Dari penangkapan Hendri inilah, akhirnya berkembang dengan menangkap Lukman. Pasalnya, Hendri mengaku kalau motor itu sebelumnya dibeli dan Lukman.

"Tersangka Lukman, mengatakan kalau dia mendapatkan motor itu dari temannya yang kini masih kami buru," ujarnya.

Sekadar diketahui, dua penadah motor curian, diringkus Unit Reskrim Polsek Turen, Jumat (11/1) malam. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing.

Keduanya adalah Hendri Purwanto, 32, warga Dusun Bantur Timur, Desa/Kecamatan Bantur. Dan Lukman, 31, warga Dusun Jubel, Desa/Kecamatan Bantur.(agp)

  • Editor : mar
  • Uploader : slatem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Warga Surabaya Tertangkap Nyabu di Sukun

TP PKK Lihat Sentra UKM di Eks Lokalisasi Dolly


GRATIS !!!

Untuk Berlangganan Berita Malang Post Online,
Ketik Nama dan Email di Form Berikut Ini.



VIDEO

-->