Enam P Kunci Sukses Bisnis Generasi Milenia

  • 13-01-2019 / 08:06 WIB
Enam P Kunci Sukses Bisnis Generasi Milenia Foto: Agiem/MP Online

MALANG -  Anak muda jangan berpangku tangan dalam membangun bisnis. Di era milenia, anak muda harus berkembang tumbuh dalam dunia bisnis. Karena itulah,  Ikatan Alumni Akademi Trainer (IKAAT) bersama Yayasan Dana Sosial Al-Falah Malang (YDSF) memberikan rahasia sukses dalam berbisnis kepada generasi milenia.

Founder Putronegoro Group dan Founder Café Taman Pinus, Cakra Negara  dalam Festival Trainer Nasional 2019 di Ballroom Malang Strudel, Sabtu (12/1) kemarin menyebutkan, saat memulai dunia bisnis berbekal pada vision, passion, action, dan caloboration.

 “Siapkan maindset bisnis kita kedalam pikiran, supaya dalam kehidupan kita memiliki tujuan target dan pencapaian,” kata Cakra Negara.  

Hal senada disampaikan Coach,Consultant, dan Trainer, Askan Setiabudi. Disebutkannya, di era milenea itu seperti pisau bermata dua, antara positif dan negative. Oleh karena itu khusus untuk anak-anak muda lebih banyak mengisi waktunya dengan hal- hal yang postif, salah satunya adalah entrepreneur.

“Kunci keberhasilan dalam melakukan entrepreneur ialah 6P, yakni Product, People, Promosi, Place, Price, dan Pray. Apabila kita selalu memperhatikan dan menerapkan dari 6 poin tersebut, Insya Allah usaha kalian akan sukses dan berkembang,” ujarnya.

Kemudian Founder Penerbit Litera dan Provokator Menulis, Davind Ming menambahkan, sebelum terlambat, siapapun berlatar belakang apapun untuk menghadapi era milenea globalisasi ini khususnya untuk kaum anak muda harus belajar dan memahami bentuk berbisnis. Supaya nantinya paham atas usahanya yang mereka buat sebelum memulainya.

Jurus sederhana sukses didunia bisnis usaha yaitu berkoloboraksi dengan pengusaha lain. Itu salah satu kekuatan untuk membranding product supaya berkembang luas.

“Untuk berkoloboraksi hal yang terpenting yang kita lakukan ialah melihat dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pengusaha. Satukan visi usaha tersebut. Berkoloboraksilah dengan pengusaha yang besar, buat perjanjian hitam diatas putih, dan yang terakhir menjaga konstitensi terhadap pengusaha,” ucapnya.

Koordinator Komunikasi Korporate YDSF Malang, Mokhammad Fandi Bakhtiar mengatakan, pihaknya bergabung mengadakan Festival Trainer Nasional 2019 karena saat ini kita hidup di era milenea yang bergerak dibidang wirausaha.

“Banyak anak muda yang ingin mulai bergerak dibidang bisnis akan tetapi ilmu yang mereka miliki belum banyak. Maka dari itu dengan diadakannya seminar seperti ini dapat menambah ilmu strategi bisnis menjadi sesuai keinginan,” ujar pria yang biasa disapa Fandi kepada Malang Post.

Fandi menambahkan, karena YDSF bergerak dibidang lembaga zakat, infaq dan sedekah, harapannya dari kaloborasi ini antara pelaku usaha dan masyarakat mengerti atas pentingnya arti budaya sedekah. (mp4/sir/aim)

  • Editor : aim
  • Uploader : irawan

KOMENTAR ANDA

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Knockout Lawan Tim Kuat!

Satreskoba Polres Makota Kembali Tangkap Pengguna Sabu

JKI Unggulan Prodi BK Unikama

Belajar Sejarah di Kota Warisan Dunia

Situs Sekaran Sungguh Luas, Sepakat Lestarikan

VIDEO

-->